Copyright © Linx's
Design by Dzignine
Minggu, 29 September 2013

Hukum dibuat untuk dilanggar?

Hukum dibuat untuk Dilanggar??



         Ya, kalimat tersebut memang akrab di telinga kita. Tapi apakah kalian setuju dengan hal tersebut, apa benar hukum itu dibuat memang untuk dilanggar? Jika memang hukum dibuat untuk dilanggar, kenapa harus repot-repot dibuat peraturan?
         Ane pikir bahwa pemikiran bahwa hukum dibuat untuk dilanggar itu adalah sebuah “doktrin” yang cuma menyesatkan orang. Bayangkan, jika semua orang berpola fikir bahwa hukum dibuat untuk dilanggar, akan sperti apa negara ini? Ketika orang hidup tanpa aturan. Semua orang akan melanggar aturan, hukum dilanggar, tak akan ada lagi yang namanya kedamaian di negara tersebut.
         Di era globalisasi ini memang benar bahwa doktrin sudah menjadi hal yang lumrah berkembang di masyarakat kita, ada banyak contoh doktrin yang kemudian dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat, mulai dari iklan produk makanan, slogan, iklan tv, dsb. Dan kebanyakan, anak-anak remaja lah yang menjadi korbannya, karena masa remaja seperti ane ini kan masih masa-masa labil dimana orang tua sebaiknya berperan membimbing anak agar anaknya ga labil ke arah yang salah.


         Al-Qur’an, didalamnya ada peraturan tentang larangan-larangan Allah SWT, terus apa mau kita melanggar? Tentu saja tidak kan, Allah memerintahkan kita agar kita mematuhi aturan tersebut “Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya”. Jadi sudah pasti lah aturan itu dibuat untuk Dipatuhi. Akan tetapi, kita juga harus cermat dalam mematuhi peraturan, kita tahu bahwa “Hukum di dunia itu tak sempurna, Karena pembuatnya adalah manusia yang juga tak sempurna” sedangkan “Hukum yang paling adil adalah hukum Tuhan, sebagaimana Allah adalah hakim yang paling adil”. Maka dari itu mari kita benahi pola pikir kita, perbaharui pola pikir kita. Tanamkan di otak bawah sadar kita bahwa aturan itu dibuat untuk dipatuhi, selama aturan itu benar.
#L

0 komentar:

Posting Komentar