Hukum dibuat untuk Dilanggar??
Ya, kalimat tersebut memang akrab di telinga kita. Tapi
apakah kalian setuju dengan hal tersebut, apa benar hukum itu dibuat memang
untuk dilanggar? Jika memang hukum dibuat untuk dilanggar, kenapa harus
repot-repot dibuat peraturan?
Ane pikir bahwa pemikiran bahwa hukum dibuat untuk dilanggar
itu adalah sebuah “doktrin” yang
cuma menyesatkan orang. Bayangkan, jika semua orang berpola fikir bahwa hukum
dibuat untuk dilanggar, akan sperti apa negara ini? Ketika orang hidup tanpa
aturan. Semua orang akan melanggar aturan, hukum dilanggar, tak akan ada
lagi yang namanya kedamaian di negara tersebut.
Di era globalisasi ini memang benar bahwa doktrin sudah
menjadi hal yang lumrah berkembang di masyarakat kita, ada banyak contoh doktrin
yang kemudian dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat, mulai dari iklan produk
makanan, slogan, iklan tv, dsb. Dan kebanyakan, anak-anak remaja lah yang
menjadi korbannya, karena masa remaja seperti ane ini kan masih masa-masa labil dimana orang tua
sebaiknya berperan membimbing anak agar anaknya ga labil ke arah yang salah.
Al-Qur’an,
didalamnya ada peraturan tentang larangan-larangan Allah SWT, terus apa mau
kita melanggar? Tentu saja tidak kan, Allah memerintahkan kita agar kita
mematuhi aturan tersebut “Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya”.
Jadi sudah pasti lah aturan itu dibuat untuk Dipatuhi. Akan tetapi, kita juga
harus cermat dalam mematuhi peraturan, kita tahu bahwa “Hukum di dunia itu tak
sempurna, Karena pembuatnya adalah manusia yang juga tak sempurna” sedangkan
“Hukum yang paling adil adalah hukum Tuhan, sebagaimana Allah adalah hakim yang
paling adil”. Maka dari itu mari kita benahi pola pikir kita, perbaharui pola
pikir kita. Tanamkan di otak bawah sadar kita bahwa aturan itu dibuat untuk
dipatuhi, selama aturan itu benar.
#L


0 komentar:
Posting Komentar